Strategi Home Credit Indonesia Lewati Krisis Pandemi

Strategi Home Credit Indonesia Lewati Krisis Pandemi

9 Mei 2021
linkdin iconsfacebook iconstwitter iconswhatsapp iconsline iconscopy icons
Link copied to clipboard



JAKARTA, 22 APRIL 2021
Perusahaan pembiayaan berbasis teknologi, Home Credit Indonesia (Home Credit), berhasil melewati ‘badai’ pandemi Covid-19 didorong oleh strategi bisnis perusahaan yang adaptif dengan mengedepankan hubungan pelanggan melalui customer journey dan keunggulan operasional bisnis yang serba digital. Perusahaan juga ikut serta membantu para pelanggan yang terdampak pandemi, bekerja sama dengan masyarakat untuk mengatasi krisis serta membuktikan ketahanannya di masa awal pandemi ketika hampir sebagian besar bisnis komersial tidak dapat beroperasi karena pembatasan sosial.

Sepanjang 2020, Home Credit telah memberikan keringanan pembiayaan senilai lebih dari Rp883 miliar kepada lebih dari 136.000 pelanggan dan berhasil menjaga risiko gagal bayar atau Non-Performing Financing pada level 1,15%.

Direktur Utama Home Credit Indonesia Animesh Narang mengatakan bahwa “Salah satu strategi yang kami terapkan pada 2020 untuk menghadapi pandemi adalah dengan fokus pada pelanggan existing untuk memitigasi risiko yang timbul akibat pandemi sekaligus membantu mereka yang terdampak Covid-19. Hal ini membuat volume pembiayaan baru yang kami salurkan berkurang setengah menjadi Rp6,3 triliun dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Namun demikian, walaupun bisnis dan aktivitas perdagangan sempat melesu di semester pertama 2020 karena adanya regulasi pembatasan jarak sosial dan protokol kesehatan, kami mulai melihat tanda-tanda pemulihan sejak kuartal III dan kuartal IV 2020. Jumlah pembiayaan yang kami salurkan sejak akhir Desember terus meningkat dan kami optimis permintaan pembiayaan dari konsumen juga perlahan mulai pulih untuk bisa mencapai performa seperti sebelum krisis pandemi terjadi,” kata Animesh.

Optimisme Home Credit Indonesia dalam menyalurkan produk serta layanannya tak lepas dari kemudahan akses lewat teknologi digital yang ditawarkan melalui aplikasi digital My Home Credit. Aplikasi yang memiliki lebih dari 9,3 juta pengguna terdaftar (per 31 Maret 2021) tersebut memudahkan pelanggan dalam mengakses pembiayaan saat berbelanja. Misalnya saja, saat ini pelanggan Home Credit bisa mendapatkan limit kredit untuk pembiayaan hingga Rp20 juta dengan DP mulai dari 0% yang bisa digunakan untuk mengajukan barang impian mereka, seperti smartphone, gadget, barang elektronik dan furnitur di toko. Limit bisa dengan mudah dicek oleh pelanggan dan diajukan langsung lewat aplikasi My Home Credit atau dengan scan QR code yang ada di toko.

Lewat aplikasi digital My Home Credit, kini pelanggan juga dapat mengakses berbagai layanan lain; beberapa di antaranya yaitu layanan e-money Home Credit Pay dan layanan paylater Home Credit BayarNanti, melalui kerja sama dengan KasPro sebagai pemilik izin E-Money dan QRIS dari Bank Indonesia. Aktivasi dan top-up saldo Home Credit Pay dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi My Home Credit. Lalu pelanggan dapat membayar berbagai tagihan mulai dari listrik, air, hingga BPJS, serta berbelanja kebutuhan sehari-hari di toko terdekat cukup dengan memindai QRIS di toko tersebut. Kemudahan bertransaksi menggunakan QRIS juga dapat dirasakan saat menggunakan Home Credit BayarNanti. Produk paylater yang bisa didapatkan oleh pelanggan yang sudah menggunakan produk pembiayaan dari Home Credit Indonesia ini, bisa digunakan untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari dengan minimal transaksi Rp10.000 tanpa dikenakan biaya transaksi. Pelanggan juga memiliki keleluasaan dalam memilih opsi cicilan, mulai dari 1 bulan hingga 9 bulan.

Jaga Pertumbuhan dan Perkuat Kepercayaan Pelanggan

“Dengan strategi yang kuat yang dapat beradaptasi dengan segala perubahan gaya hidup dan pola belanja masyarakat, kami dapat meningkatkan pertumbuhan pelanggan kami serta secara perlahan mengembalikan performa bisnis ke level pre-covid tanpa mengorbankan kualitas (atau profil risiko) dari portofolio pembiayaan kami. Per akhir 2020, kami telah melayani lebih dari 4,7 juta pelanggan, bertambah sekitar 240 ribu dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Home Credit Indonesia senantiasa memperkuat kepercayaan pelanggan tidak hanya melalui layanan digital, namun disertai peningkatan kualitas layanan melalui jaringan mitra toko yang mencapai 16.485 mitra tersebar di seluruh wilayah di Indonesia,” jelas Animesh.

Jaringan mitra toko Home Credit di Indonesia tergolong cukup kuat di mana masyarakat Indonesia cenderung masih berbelanja di toko secara langsung. Total pembiayaan paling besar masih disumbang dari pengajuan pembiayaan secara offline dengan total volume sebesar Rp 4,2 triliun. Jika dilihat dari kontrak pembiayaan, pelanggan paling banyak mengajukan pembiayaan untuk gadget, laptop, dan smartphone (66,4%), barang elektronik dan TV (21,5%), furnitur (10,50%), diikuti jenis barang lain seperti aksesoris mobil, fesyen, dsb. Kepercayaan pelanggan untuk menggunakan layanan pembiayaan Home Credit tersebut dibuktikan dengan penghargaan dari Top Brand Awards 2021 untuk kategori industri ‘electronic & furniture leasing’ di mana Home Credit meraih poin Top Brand Index (TBI) sebesar 21,2% atau lebih tinggi dibanding perusahaan sejenis lainnya.



###


Tentang Home Credit Indonesia

Home Credit Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan berbasis teknologi yang menyediakan pembiayaan untuk Konsumen yang ingin membeli barang-barang impian mereka seperti gadget & smartphone, peralatan rumah tangga, peralatan elektronik, dan furnitur. Berdiri pada tahun 2013, Home Credit Indonesia saat ini telah melayani lebih dari 4,7 juta pelanggan dan memiliki lebih dari 16.000 titik penjualan (data per 31 Desember 2020). Mitra kami saat ini adalah produsen dan peritel terkemuka baik offline dan online di antaranya Samsung, VIVO, OPPO, Realme, Erafone, Informa, Electronic City, Oke Shop, Global Teleshop, Hypermart, Trans Hello, Lotte Mart, ACE Hardware, Gramedia, Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Citilink, dan lainnya dengan memberikan pelayanan yang mudah, sederhana, dan cepat. Silakan kunjungi www.homecredit.co.id untuk berita terbaru dan informasi lebih mendalam mengenai Home Credit Indonesia. Berikan Like di Facebook Home Credit Indonesia, ikuti halaman perusahaan kami di LinkedIn Home Credit Indonesia, dan follow Instagram kami di @homecreditid

Tentang Home Credit Group B.V

Home Credit Group B.V. (“HCGBV”) merupakan induk perusahaan dari bisnis Home Credit secara global, yang berkantor pusat di Belanda. Secara terpusat, HCGBV mengelola strategi utama Home Credit, yang mencakup teknologi, manajemen risiko, produk dan pendanaan, sembari terus beradaptasi mengikuti kebutuhan pasar lokal. HCGBV adalah spesialis di layanan pembiayaan konsumen di pasar negara berkembang (‘emerging market’). Saat ini HCGBV hadir di berbagai negara di (1) Eropa Tengah dan Eropa Timur (termasuk di antaranya Republik Ceko dan Slovakia); (2) Persemakmuran Negara-negara Merdeka (termasuk di antaranya Russia dan Kazakhstan); (3) Tiongkok; serta (4) Asia Selatan dan Asia Tenggara (termasuk di antaranya India, Indonesia, Vietnam dan Filipina).

Didirikan pada tahun 1997, Home Credit menyediakan layanan pembiayaan yang aman dan bertanggung jawab (responsible financing) bagi masyarakat dengan riwayat kredit minim, atau bahkan bagi mereka yang tidak memiliki riwayat kredit sama sekali. Home Credit juga mengemban misi untuk meningkatkan inklusi keuangan di negara-negara tempat mereka beroperasi dengan menyediakan layanan pembiayaan bagi pelanggan yang membutuhkan, kapanpun dan di manapun mereka berada, melalui jaringan distribusi omni-channel yang dimiliki. Dan pada akhirnya, memberikan pengalaman pelanggan yang positif dan aman selama mereka menggunakan layanan pembiayaan.

HCGBV tercatat telah melayani lebih dari 138,5 juta pelanggan di berbagai titik distribusi, yang terdiri dari 333,299 point-of-sales (POS), kantor pembiayaan, kantor cabang, kantor pos, dan ATM. Total aset konsolidasi HCGBV mencapai EUR 18,5 miliar. Semua angka yang terangkum di sini berdasarkan data hingga 31 Desember 2020, kecuali dinyatakan lain. Informasi lebih lanjut tentang HCGBV dapat diakses di www.homecredit.net.