Tingkatkan Layanan, Home Credit Indonesia Perpanjang Kerja Sama dengan Kementerian Dalam Negeri

05 Maret 2019

Jakarta, 26 Februari 2019 – Perusahaan pembiayaan multiguna berbasis teknologi, Home Credit Indonesia, hari ini menandatangani perjanjian perpanjangan kerja sama Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Data Kependudukan dan KTP Elektronik dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
 
Berlokasi di The Westin Jakarta, hadir mewakili Home Credit hari ini, Ibu Nicole Oesman, Direktur PT Home Credit Indonesia melakukan penandatanganan kerja sama dengan Ditjen Dukcapil yang diwakili oleh Bapak Zudan Arif Fakrulloh, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
 
Kerja sama ini ditujukan untuk mempermudah Home Credit dalam meningkatkan pelayanan pada pelanggan, terutama dalam prinsip mengenal nasabah atau Know Your Customer (KYC). Melalui akses informasi Kependudukan dan Catatan Sipil, diharapkan dapat meningkatkan akurasi data nasabah dan mencegah penyalahgunaan identitas.
 
Nicole menyatakan, kerja sama dengan Ditjen Dukcapil memberikan manfaat yang sangat besar bagi industri keuangan dan perbankan terutama dalam memverifikasi identitas calon pelanggan.
 
“Home Credit Indonesia berkomitmen untuk menjadi perusahaan pembiayaan yang terpercaya dan bertanggung jawab di Indonesia. Penandatanganan kerja sama antara Home Credit Indonesia dengan Dukcapil hari ini merupakan salah satu wujud komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kami terhadap pelanggan kami di seluruh Indonesia. Tidak hanya itu, penandatanganan perpanjangan perjanjian kerjasama ini juga menunjukkan kepercayaan Dukcapil sebagai perwakilan pemerintah kepada Home Credit Indonesia dalam melaksanakan kewajibannya sesuai perjanjian kerjasama tersebut, termasuk menjaga kerahasiaan data yang dapat diakses  dan pemanfaatan data kependudukan secara bertanggung jawab,” jelas Nicole.
 
Melalui kerja sama ini, Ditjen Dukcapil memberikan akses kepada Home Credit untuk dapat menggunakan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk proses bisnis, seperti verifikasi data pelanggan yang dibutuhkan dalam proses pembiayaan di Indonesia.
Selain mempermudah lembaga keuangan, kerja sama ini diharapkan akan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat dan mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan usaha, sehingga hal ini dapat berimplikasi kepada pertumbuhan usaha yang berkualitas baik.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak positif bagi seluruh pihak, baik bagi Kemendagri dalam melengkapi basis data kependudukan mengenai transaksi keuangan maupun memberikan kemudahan verifikasi data bagi perusahaan kami. Dengan dukungan sistem informasi yang lebih akurat dan valid akan mempercepat standar layanan serta membantu meminimalisasi risiko-risiko kredit ke depan,” tutup Nicole.
 
Home Credit terus berupaya mengembangkan bisnis di industri pembiayaan tanah air. Tahun 2018 lalu, Home Credit telah berhasil mencatat total pembiayaan lebih dari Rp 9,5 triliun, melayani lebih dari 3,6 juta pelanggan dan lebih dari 18.000 titik penjualan yang tersebar di Indonesia. Beragam jenis inovasi terus dilakukan perusahaan selama 6 tahun berkiprah di tanah air, termasuk mempercepat proses keputusan dari 30 menit menjadi sekitar 3 menit.

###

Tentang Home Credit Indonesia
Home Credit Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan multiguna yang menyediakan pembiayaan di toko (pembiayaan non-tunai langsung di tempat) untuk Konsumen yang ingin membeli produk-produk seperti alat rumah tangga, alat-alat elektronik, handphone dan furnitur. Berdiri pada tahun 2013 dan saat ini telah melayani lebih dari 3,6 juta pelanggan, memiliki lebih dari 18.000 titik penjualan dan memperkerjakan sekitar 11.000 karyawan (data per 31 Desember 2018). Mitra kami saat ini adalah produsen dan peritel terkemuka diantaranya Erafone, Home Solution, Informa, Electronic City, IKEA, Oke Shop, Global Teleshop, Hypermart, Trans Hello, Lotte Mart, ACE Hardware, Gramedia dan lain sebagainya. Kami memberikan pelayanan yang mudah, sederhana dan cepat. Silakan kunjungi www.homecredit.co.id untuk berita terbaru dan informasi lebih mendalam mengenai Home Credit Indonesia. Likes Facebook Home Credit Indonesia dan ikuti halaman perusahaan kami di LinkedIn Home Credit Indonesia serta follow Instagram kami di @homecreditid


Tentang Home Credit
Home Credit N.V. (“HCNV”) merupakan induk perusahaan dari bisnis Home Credit secara global, yang berkantor pusat di Belanda. Secara terpusat, HCNV mengelola strategi utama Home Credit, yang mencakup teknologi, manajemen risiko, produk dan pendanaan, sembari terus beradaptasi mengikuti kebutuhan pasar lokal. HCBV adalah spesialis di layanan pembiayaan konsumen di pasar negara berkembang (‘emerging market’). Saat ini HCBV hadir di berbagai negara di (1) Eropa Tengah dan Eropa Timur (termasuk di antaranya Republik Ceko dan Slovakia); (2) Persemakmuran Negara-negara Merdeka (termasuk di antaranya Russia dan Kazakhstan); (3) Tiongkok; serta (4) Asia Selatan dan Asia Tenggara (termasuk di antaranya India, Indonesia, Vietnam dan Filipina).

Didirikan pada tahun 1997, Home Credit menyediakan layanan pembiayaan yang aman dan bertanggungjawab (responsible financing) bagi masyarakat dengan riwayat kredit minim, atau bahkan bagi mereka yang tidak memiliki riwayat kredit sama sekali. Home Credit juga mengemban misi untuk meningkatkan inklusi keuangan di negara-negara tempat mereka beroperasi dengan menyediakan layanan pembiayaan bagi pelanggan yang membutuhkan, kapanpun dan dimanapun mereka berada, melalui jaringan distribusi omni-channel yang dimiliki. Dan pada akhirnya, memberikan pengalaman pelanggan yang positif dan aman selama mereka menggunakan layanan pembiayaan.

HCNV tercatat telah melayani lebih dari 123,7 juta pelanggan di berbagai titik distribusi, yang terdiri dari 453.539 point-of-sales (POS), kantor pembiayaan, kantor cabang, kantor pos, dan ATM. Total aset konsolidasi HCNV mencapai EUR 25,6 miliar. Semua angka yang terangkum di sini berdasarkan data hingga 30 Juni 2019, kecuali dinyatakan lain. Informasi lebih lanjut tentang HCNV dapat diakses di www.homecredit.net.
 
Pemegang saham tunggal dari HCNV adalah Home Credit Group B.V. (‘HCGBV’). Pada tahun 2019, HCBV memberikan sebagian kecil operasi non-inti, termasuk bisnisnya di Amerika Serikat, kepada HCGBV. Pengumuman ini disajikan seolah operasi kecil dan non-inti tersebut dimiliki oleh HCGBV pada 1 Januari 2018. 91,12% kepemilikan saham HCGBV dimiliki oleh PPF Financial Holdings B.V.


PPF Financial Holdings secara 100% merupakan anak perusahaan dari PPF Group N.V. (“PPF”). PPF melakukan investasi ke berbagai segmen pasar seperti perbankan dan jasa keuangan, telekomunikasi, asuransi, real estate, pertambangan logam, pertanian, ritel, dan bioteknologi. Jangkauan PPF mencakup wilayah Eropa hingga Russia, Amerika Serikat, dan juga Asia. PPF memiliki aset sebesar EUR 34,5 miliar (per 31 Desember 2018). Informasi lebih lanjut tentang PPF dapat diakses di www.ppf.eu

Kepemilikan minoritas (8,88%) dari Home Credit Group B.V. dimiliki oleh EMMA OMEGA LTD, sebuah perusahaan induk investasi yang dimiliki oleh Jiří Šmejc. Informasi lebih lanjut tentang Emma Capital dapat diakses di
 www.emmacapital.cz

Informasi lebih lanjut silakan hubungi:  
Freya Pradieta Laksmono
VP Brand Strategy & Communications
PT. Home Credit Indonesia
Email: ms.info@homecredit.co.id
Phone: 021 29659655
Footer Logo

PT Home Credit Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan multiguna yang memberikan layanan pembiayaan bagi pelanggan yang berbelanja secara online maupun offline. Kami juga menyediakan pembiayaan multiguna bagi pelanggan setia kami agar mereka dapat memenuhi kebutuhan finansial mereka.

Kami hadir untuk menjadikan apa yang Anda inginkan dalam jangkauan dengan mengubah cara dunia berbelanja.

Anda Bisa!

Kantor Pusat:

PT Home Credit Indonesia

Plaza Oleos Lantai 8

Jl. TB Simatupang No. 53A

Jakarta Selatan 12520
E-mail: care@homecredit.co.id
Telepon: (+62) 21 295 39655
Fax: (+62) 21 227 80155
Back to Top