Home Credit Tingkatkan Edukasi #DoITCERDAS Kepada Generasi Milenial Untuk Berwirausaha Di Era Keuangan Digital

22 November 2018

Home Credit berinovasi di era digital untuk Program Literasi Keuangan #DoITCERDAS secara online

 
Jakarta, 22 November 2018 – Generasi milenial saat ini sedang banyak diperbincangkan oleh semua orang, karena generasi ini diprediksi akan memegang peranan penting 10 hingga 20 tahun mendatang. Namun di usianya yang masih muda dan produktif, milenial kelas menengah di kota besar kerap kali disandingkan dengan gaya hidup yang konsumtif dan sangat tergantung dengan teknologi.
 
Menyikapi hal tersebut, dalam rangka memperingati Hari Literasi Keuangan Nasional, Home Credit Indonesia, perusahaan pembiayaan multinasional berbasis teknologi muktahir, hari ini menggelar sebuah diskusi yang bertajuk “Entrepreneurship and Financial Inclusion for Millennials in the Digital Era” sekaligus mengumumkan Pencapaian Program Literasi Keuangan 2018 dan Inovasi #DoITCERDAS.
 
Bertempat di Jakarta, acara ini dihadiri oleh Andy Nahil Gultom, Chief External Affairs PT Home Credit Indonesia dan turut mengundang pembicara yang mewakili generasi milenial Financial Influencer, Amiyandra dan juga generasi milenial yang sukses berwirausaha di industri makanan, Pendiri Kepiting Nyinyir Rachman Abdul Rachim.  
 
Home Credit menyadari bahwa kesadaran masyarakat terhadap pemahaman keuangan sejak dini sangat diperlukan. Itu disebabkan, saat ini pemahaman masyarakat terhadap keuangan masih sangat rendah, terutama bagi generasi milenial yang cenderung tidak memiliki manajemen keuangan dengan baik.
 
Andy Nahil Gultom mengatakan, “Setiap tahun kami secara berkelanjutan menjalankan program Literasi Keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Sejak beroperasi di Indonesia, Home Credit telah berhasil mengedukasi lebih dari 4.700 orang di Indonesia, diantaranya di wilayah Jabodetabek, Pulau Jawa, Sumatera, Bali dan Sulawesi. Tahun ini kami fokus kami mengedukasi generasi muda guna meningkatkan pemahaman mereka mengenai keuangan, karena nantinya mereka akan menjadi generasi penerus bangsa.”
 
“Tahun 2018 sendiri, kami telah berhasil memberikan edukasi kepada lebih dari 1.300 orang lewat Kelas Literasi Keuangan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kami ingin menjangkau lebih banyak lagi masyarakat, sehingga kami berinovasi ke digital dengan mengedukasi masyarakat secara online lewat Program #DoITCERDAS.
 
Kami sudah meluncurkan video seri #OneMinuteDoItCerdas pertama di YouTube dan Instagram Home Credit pada tanggal 16 Oktober 2018 lalu. Selain mendukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam meningkatkan literasi keuangan, kami juga ingin generasi muda bisa mencapai masa depan yang lebih baik dengan mengelola bisnis yang bermanfaat atau setidaknya memiliki keuangan yang sehat,” jelas Andy.
 
Pada diskusi kali ini, Andy memaparkan bahwa Home Credit telah menyiapkan 12 video seri #OneMinuteDoItCerdas yang akan diposting di media sosial Home Credit hingga tahun 2019 nanti, untuk menjangkau lebih luas lagi pemahaman literasi keuangan di Indonesia. Selain itu, dari Kelas Literasi Keuangan yang dilakukan di sepanjang tahun 2018, hampir 80% generasi muda dari berbagai komunitas sangat antusias sekali mengetahui bagaimana cara mudah menghemat uang, bagaimana, menyimpan dana darurat, penggunaan dana darurat yang ideal, bagaimana memulai bisnis dan menjadi wirausaha serta bagaimana mengatasi masalah finansial di era digital.
 
Pendiri Kepiting Nyinyir, Rachman Abdul Rachim, yang turut hadir dalam acara ini mengungkapkan antusiasmenya terhadap inisiasi Program Literasi Keuangan #DoITCERDAS Home Credit. “Saya sangat mengapresiasi pencapaian Home Credit dalam mengedukasi masyarakat di Indonesia, terutama generasi muda. Menurut saya memang penting bagi generasi milenial untuk mulai mengelola keuangan dengan menjalankan bisnis yang bermanfaat. Apalagi di zaman yang serba digital, kita dapat memanfaatkan peluang yang ada untuk melakukan promosi dari bisnis yang kita jalankan melalui media digital. Apalagi dengan pemanfaatan media digital, akan membantu mendukung kemajuan bisnis kita ke depannya dan tentunya memberikan penghasilan yang menjanjikan.”
 
Sementara itu Financial Influencer, Amiyandra menambahkan, “Budaya konsumtif yang kerap dijalankan oleh generasi milenial, harus diimbangi dengan perencanaan keuangan yang tepat agar memberikan dampak positif. Menabung saja mungkin memang tidak memberikan dampak yang signifikan. Untuk itu manajemen keuangan yang terencana dan memulai menjalankan bisnis, bisa membantu milenial mendapatkan masa depan yang lebih baik. Menurut saya, tidak ada salahnya meminjam modal kepada institusi keuangan dalam memulai bisnis. Asalkan, kita juga memahami hak dan kewajiban sebagai peminjam, agar keuangan kita tetap sehat. Untuk itu, lewat Program Literasi Keuangan yang dijalankan Home Credit diharapkan dapat lebih meningkatkan pemahaman keuangan bagi masyarakat.”
 
Home Credit Indonesia akan terus melanjutkan Program Literasi Keuangan di tahun 2019. Saat ini sudah 4 video seri #OneMinuteDoItCerdas yang diposting di media sosial Home Credit dengan total reach 10.560 dan disukai oleh 420 orang di Instagram dan 431 di Youtube. Sejak pertengahan tahun 2018, sudah diposting sebanyak 15 konten Literasi Keuangan #DoITCERDAS di media sosial dan menghasilkan lebih dari 2.400 viewers.
 

###

Tentang Home Credit Indonesia
Home Credit Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan multiguna yang menyediakan pembiayaan di toko (pembiayaan non-tunai langsung di tempat) untuk Konsumen yang ingin membeli produk-produk seperti alat rumah tangga, alat-alat elektronik, handphone dan furnitur. Berdiri pada tahun 2013 dan saat ini telah melayani lebih dari 3,6 juta pelanggan, memiliki lebih dari 18.000 titik penjualan dan memperkerjakan sekitar 11.000 karyawan (data per 31 Desember 2018). Mitra kami saat ini adalah produsen dan peritel terkemuka diantaranya Erafone, Home Solution, Informa, Electronic City, IKEA, Oke Shop, Global Teleshop, Hypermart, Trans Hello, Lotte Mart, ACE Hardware, Gramedia dan lain sebagainya. Kami memberikan pelayanan yang mudah, sederhana dan cepat. Silakan kunjungi www.homecredit.co.id untuk berita terbaru dan informasi lebih mendalam mengenai Home Credit Indonesia. Likes Facebook Home Credit Indonesia dan ikuti halaman perusahaan kami di LinkedIn Home Credit Indonesia serta follow Instagram kami di @homecreditid


Tentang Home Credit
Home Credit N.V. (“HCNV”) merupakan induk perusahaan dari bisnis Home Credit secara global, yang berkantor pusat di Belanda. Secara terpusat, HCNV mengelola strategi utama Home Credit, yang mencakup teknologi, manajemen risiko, produk dan pendanaan, sembari terus beradaptasi mengikuti kebutuhan pasar lokal. HCBV adalah spesialis di layanan pembiayaan konsumen di pasar negara berkembang (‘emerging market’). Saat ini HCBV hadir di berbagai negara di (1) Eropa Tengah dan Eropa Timur (termasuk di antaranya Republik Ceko dan Slovakia); (2) Persemakmuran Negara-negara Merdeka (termasuk di antaranya Russia dan Kazakhstan); (3) Tiongkok; serta (4) Asia Selatan dan Asia Tenggara (termasuk di antaranya India, Indonesia, Vietnam dan Filipina).

Didirikan pada tahun 1997, Home Credit menyediakan layanan pembiayaan yang aman dan bertanggungjawab (responsible financing) bagi masyarakat dengan riwayat kredit minim, atau bahkan bagi mereka yang tidak memiliki riwayat kredit sama sekali. Home Credit juga mengemban misi untuk meningkatkan inklusi keuangan di negara-negara tempat mereka beroperasi dengan menyediakan layanan pembiayaan bagi pelanggan yang membutuhkan, kapanpun dan dimanapun mereka berada, melalui jaringan distribusi omni-channel yang dimiliki. Dan pada akhirnya, memberikan pengalaman pelanggan yang positif dan aman selama mereka menggunakan layanan pembiayaan.

HCNV tercatat telah melayani lebih dari 123,7 juta pelanggan di berbagai titik distribusi, yang terdiri dari 453.539 point-of-sales (POS), kantor pembiayaan, kantor cabang, kantor pos, dan ATM. Total aset konsolidasi HCNV mencapai EUR 25,6 miliar. Semua angka yang terangkum di sini berdasarkan data hingga 30 Juni 2019, kecuali dinyatakan lain. Informasi lebih lanjut tentang HCNV dapat diakses di www.homecredit.net.
 
Pemegang saham tunggal dari HCNV adalah Home Credit Group B.V. (‘HCGBV’). Pada tahun 2019, HCBV memberikan sebagian kecil operasi non-inti, termasuk bisnisnya di Amerika Serikat, kepada HCGBV. Pengumuman ini disajikan seolah operasi kecil dan non-inti tersebut dimiliki oleh HCGBV pada 1 Januari 2018. 91,12% kepemilikan saham HCGBV dimiliki oleh PPF Financial Holdings B.V.


PPF Financial Holdings secara 100% merupakan anak perusahaan dari PPF Group N.V. (“PPF”). PPF melakukan investasi ke berbagai segmen pasar seperti perbankan dan jasa keuangan, telekomunikasi, asuransi, real estate, pertambangan logam, pertanian, ritel, dan bioteknologi. Jangkauan PPF mencakup wilayah Eropa hingga Russia, Amerika Serikat, dan juga Asia. PPF memiliki aset sebesar EUR 34,5 miliar (per 31 Desember 2018). Informasi lebih lanjut tentang PPF dapat diakses di www.ppf.eu

Kepemilikan minoritas (8,88%) dari Home Credit Group B.V. dimiliki oleh EMMA OMEGA LTD, sebuah perusahaan induk investasi yang dimiliki oleh Jiří Šmejc. Informasi lebih lanjut tentang Emma Capital dapat diakses di
 www.emmacapital.cz

Informasi lebih lanjut silakan hubungi:  
Freya Pradieta Laksmono
VP Brand Strategy & Communications
PT. Home Credit Indonesia
Email: ms.info@homecredit.co.id
Phone: 021 29659655
Footer Logo

PT Home Credit Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan multiguna yang memberikan layanan pembiayaan bagi pelanggan yang berbelanja secara online maupun offline. Kami juga menyediakan pembiayaan multiguna bagi pelanggan setia kami agar mereka dapat memenuhi kebutuhan finansial mereka.

Kami hadir untuk menjadikan apa yang Anda inginkan dalam jangkauan dengan mengubah cara dunia berbelanja.

Anda Bisa!

Kantor Pusat:

PT Home Credit Indonesia

Plaza Oleos Lantai 8

Jl. TB Simatupang No. 53A

Jakarta Selatan 12520
E-mail: care@homecredit.co.id
Telepon: (+62) 21 295 39655
Fax: (+62) 21 227 80155
Back to Top