Home Credit Indonesia Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan Bagi Seluruh Lapisan Masyarakat Indonesia

22 Juni 2016

Home Credit Indonesia dan OJK Menekankan Pentingnya Literasi Keuangan(kiri ke kanan) Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan, Horas V.M. Tarihoran menerima apresiasi dari CEO PT Home Credit Indonesia, Jaroslav Gaisler usai acara diskusi media mengenai literasi keuangan dan disaksikan oleh Chief External Affairs PT Home Credit Indonesia, Andy Nahil Gultom
Jakarta, 22 Juni 2016 – Indonesia yang merupakan Negara dengan pasar berkembang, ternyata masih memiliki tingkat pengetahuan finansial dan pengelolaan keuangan yang sangat rendah.
 
Bahkan menurut hasil survei nasional Literasi Keuangan yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2013, secara umum menunjukkan bahwa 21,84% masyarakat Indonesia memiliki tingkat literasi keuangan baik (well literate) termasuk memiliki keterampilan dalam menggunakan produk dan jasa keuangan. Tingkat kemampuan yang rendah tersebut disebabkan oleh begitu banyak faktor, salah satunya adalah minimnya edukasi yang diperoleh. Padahal sebaiknya pengetahuan Literasi Keuangan perlu diterapkan sejak usia produktif mulai usia 15 tahun.
 
Hal ini dibahas dalam sebuah Media Talkshow bertajuk “Menuju Masyarakat Indonesia Paham Keuangan” yang diadakan hari ini di The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta. Kegiatan ini mengadirkan narasumber CEO PT Home Credit Indonesia, Jaroslav Gaisler; Chief External Affairs PT Home Credit Indonesia, Andy Nahil Gultom dan Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan, Horas V.M. Tarihoran.
 
CEO PT Home Credit Indonesia, Jaroslav Gaisler menyampaikan, “Rendahnya tingkat konsentrasi saat menerima edukasi serta sulitnya akses informasi mengenai keuangan merupakan salah satu faktor yang berpotensi minimnya tingkat pengetahuan literasi masyarakat Indonesia. Sejalan dengan hal itu, kami memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia tentang pentingnya literasi keuangan. Lewat kegiatan hari ini, kami sebagai perusahaan internasional penyedia layanan pembiayaan di industri keuangan non-bank, ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk memahami pengetahuan keuangan yang lebih baik sehingga mereka dapat membuat perencanaan, membuat keputusan yang cerdas serta mengelola keuangan pribadi mereka.”
 
Chief External Affairs PT Home Credit Indonesia, Andy Nahil Gultom mengungkapkan bahwa Home Credit Indonesia terus melakukan hal baik dengan terus fokus memberikan edukasi keuangan melalui kelas literasi keuangan kepada seluruh lapisan masyarakat dimanapun lokasinya.
 
“Sejak pertama kali kami menjalankan program literasi kuangan di tahun 2014, kami telah mengedukasi lebih dari 515 orang. Sementara hingga pertengahan tahun 2016 ini kami telah memberikan 6 kelas literasi keuangan kepada 297 orang. Penerima manfaat program literasi keuangan yang kami jalankan diantaranya adalah generasi muda, mahasiswa, ibu rumah tangga, pelaku usaha kecil dan menengah, pensiunan pegawai negeri sipil dan swasta bahkan karyawan kami sendiri yang merupakan aset perusahaan. Kami berharap program yang rutin kami lakukan dapat meningkatkan pengetahuan literasi keuangan masyarakat sehingga dapat pula meningkatkan kesejahteraan mereka karena mereka telah mengetahui hak dan kewajibannya dalam memilih produk dan layanan jasa keuangan,” papar Andy.
 
Dalam acara hari ini Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan, Horas V.M. Tarihoran mengatakan, “Kami mengapresiasi program literasi keuangan dan inklusi keuangan yang terus menerus dilakukan oleh Home Credit Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia. Kami berharap seluruh pelaku usaha jasa keuangan terus melaksanakan program ini dengan menyediakan produk, layanan dan sumber daya yang bertanggungjawab guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”
 
Home Credit Indonesia terus berupaya menjalankan Program Literasi Keuangan untuk mendukung program literasi keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan guna mencapai usaha pembiayaan yang bertanggungjawab, maupun mendukung Program Inklusif Keuangan di Indonesia. Saat ini Home Credit Indonesia memiliki tenaga pelatih yang terlatih dalam menyediakan materi program literasi keuangan. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Home Credit Indonesia untuk menjadi perusahaan penyedia layanan pembiayaan yang terpercaya dan bertanggungjawab.
 
Materi literasi keuangan yang diberikan disesuaikan dengan penerima manfaat program yang dikemas dalam bentuk pre-test sebelum kegiatan dimulai, diskusi, presentasi serta post-test setelah mengikuti kelas literasi keuangan. Beberapa materi edukasi yang diberikan diantaranya prinsip-prinsip dasar pengelolaan keuangan; mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan; membangun perlindungan keuangan keluarga; membuat anggaran belanja untuk individu dan keluarga secara sederhana dan praktis serta mempraktekkannya; bagaimana cara pengelolaan keuangan rumah tangga yang baik, pengelolaan keuangan setelah memasuki masa pensiun serta hak dan kewajiban konsumen ketika ingin mengambil produk dan layanan dari jasa keuangan.
 
Selain aktif memberikan kelas pelatihan, Home Credit Indonesia juga melihat adanya kesempatan besar untuk membantu pemerintah meningkatkan literasi keuangan lewat kampanye edukasi Literasi Keuangan #DoITCERDAS lewat media sosial Facebook, Twitter dan LinkedIn dengan tujuan untuk memperkuat kehadiran Home Credit Indonesia di Indonesia sebagai perusahaan penyedia layanan pembiayaan terkemuka.

###

Tentang Home Credit Indonesia
Home Credit Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan multiguna yang menyediakan pembiayaan di toko (pembiayaan non-tunai langsung di tempat) untuk Konsumen yang ingin membeli produk-produk seperti alat rumah tangga, alat-alat elektronik, handphone dan furnitur. Berdiri pada tahun 2013 dan saat ini telah melayani lebih dari 900.000 pelanggan, memiliki lebih dari 5.500 titik penjualan dan memperkerjakan lebih dari 5.500 karyawan (data per 30 April 2017). Mitra kami saat ini adalah produsen dan peritel terkemuka diantaranya Erafone, Electronic Solution, Home Solution, Informa, Electronic City, IKEA, Oke Shop, Global Teleshop, Hypermart, Trans Hello, Lotte Mart, ACE Hardware, Gramedia dan lain sebagainya. Kami memberikan pelayanan yang mudah, sederhana dan cepat. Silakan kunjungi www.homecredit.co.id untuk berita terbaru dan informasi lebih mendalam mengenai Home Credit Indonesia. Likes Facebook Home Credit Indonesia dan ikuti halaman perusahaan kami di LinkedIn Home Credit Indonesia serta follow Instagram kami di @homecreditid

Tentang Home Credit
Home Credit B.V. (“HCBV”) adalah perusahaan induk yang berbasis di Belanda sebagai platform global Home Credit. Secara terpusat, HCBV mengelola strategi utama, teknologi, risiko, produk, dan pendanaan sembari beradaptasi dengan kebutuhan pasar lokal. HCBV menjadi spesialis keuangan untuk konsumen pasar negara berkembang yang beroperasi di (1) Eropa Tengah dan Timur termasuk Republik Ceko dan Slovakia; (2) Persemakmuran Negara-Negara Merdeka termasuk Rusia dan Kazakhstan; (3) China; dan (4) Asia Selatan dan Tenggara termasuk India, Indonesia, Vietnam, dan Filipina.
 
Didirikan pada tahun 1997, Home Credit berfokus pada pinjaman bertanggung jawab, khususnya untuk orang-orang dengan sedikit atau tanpa catatan kredit dan memiliki hak penuh untuk menjalankan bisnis di pasar terpilih. Home Credit mendorong dan memperluas inklusi keuangan dengan menyediakan pembiayaan kepada orang-orang yang kurang terlayani di mana pun dan kapan pun mereka butuhkan melalui jaringan distribusi omni-channel, sekaligus memberikan pengalaman pinjaman yang positif dan aman.
 
Sejauh ini HCBV melayani lebih dari 119,6 juta pelanggan melalui jaringan distribusi yang terdiri dari sekitar 426.900 titik penjualan, kantor pinjaman, cabang, kantor pos, dan ATM. Laba konsolidasi naik 80% dari tahun ke tahun menjadi EUR 571 juta sepanjang tahun 2018, didorong oleh pertumbuhan portofolio pinjaman tunai dan peningkatan hasil, didukung oleh skala dan efisiensi jaringan pinjaman dalam toko dan pinjaman online Home Credit yang luas. Kinerja HCBV terus bertahan selama Q1 2019 dengan laba konsolidasi sebesar EUR 155 juta. Total aset konsolidasi mencapai EUR 24.947 juta, sementara total ekuitas mencapai EUR 3.513 juta. Semua angka dalam Catatan untuk Editor ini adalah per 31 Maret 2019 kecuali terjadi perubahan. Informasi lebih lanjut tentang HCBV tersedia di www.homecredit.net.
 
100% pemegang saham HCBV adalah Home Credit Group B.V. (“HC Group”). HC Group adalah 91,12% anak perusahaan dari PPF Financial Holdings B.V. Saham minoritas (8,88%) di HC Group dipegang oleh EMMA OMEGA LTD, sebuah perusahaan induk investasi yang dimiliki oleh Mr. Jiří Šmejc. Informasi lebih lanjut tentang Emma Capital tersedia di www.emmacapital.cz.
 
PPF Financial Holdings adalah 100% anak perusahaan dari PPF Group N.V. (“PPF”). PPF berinvestasi ke berbagai segmen pasar seperti perbankan dan jasa keuangan, telekomunikasi, asuransi, real estate, pertambangan logam, pertanian, ritel, dan bioteknologi. Jangkauan PPF mencakup Eropa hingga Rusia, Amerika Serikat, dan di seluruh Asia. PPF memiliki aset sebesar EUR 34,5 miliar (per 31 Desember 2018). Informasi lebih lanjut tentang PPF tersedia di www.ppf.eu
 

Informasi lebih lanjut silakan hubungi:  
Andina Rosfieta
PR & Communications Manager
PT Home Credit Indonesia
Phone: +62 21 2953 9655 ext. 80630
Email: ea.info@homecredit.co.id 
Footer Logo

PT Home Credit Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan multiguna yang memberikan layanan pembiayaan bagi pelanggan yang berbelanja secara online maupun offline. Kami juga menyediakan pembiayaan multiguna bagi pelanggan setia kami agar mereka dapat memenuhi kebutuhan finansial mereka.

Kami hadir untuk menjadikan apa yang Anda inginkan dalam jangkauan dengan mengubah cara dunia berbelanja.

Anda Bisa!

Kantor Pusat:

PT Home Credit Indonesia

Plaza Oleos Lantai 8

Jl. TB Simatupang No. 53A

Jakarta Selatan 12520
E-mail: care@homecredit.co.id
Telepon: (+62) 21 295 39655
Fax: (+62) 21 227 80155
Back to Top