Perluas Cakupan Layanan, Home Credit Indonesia Garap Pasar Luar Pulau Jawa

13 Desember 2018

Jakarta, 13 Desember 2018 - Perusahaan pembiayaan multiguna berbasis teknologi global, Home Credit Indonesia, kembali melakukan perluasan bisnis ke wilayah di luar Pulau Jawa. Tercatat selama periode Januari – Oktober 2018, Home Credit Indonesia telah memperluas layanannya disejumlah daerah di tanah air, termasuk di bagian timur Indonesia seperti Kupang dan Ambon, yang belum lama ini resmi beroperasi.

Chief Executive Officer, Home Credit Indonesia, Jaroslav Gaisler atau yang akrab dipanggil Jarda menjelaskan, “Kami telah hadir selama lebih dari 5 tahun di Indonesia. Kami berkomitmen untuk mengubah cara dunia berbelanja dan tetap memberikan pelayanan yang cepat dan juga bertanggung jawab, sehingga dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia di tanah air. Untuk itu di tahun 2018 ini, kami telah melakukan perluasan layanan ke 9 kota, diantaranya Aceh, Ambon, Banyuwangi, Bengkulu, Gorontalo, Kediri, Kendari, Kupang dan Pangkal Pinang.”

Perluasan jangkauan yang dilakukan oleh Home Credit Indonesia, bukan tanpa alasan. Selain pangsa pasar di luar Pulau Jawa yang masih sangat besar secara volume, perluasan juga dilakukan sejalan dengan roadmap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mendorong lembaga keuangan untuk memperluas inklusi akses pembiayaan ke wilayah di luar Pulau Jawa.

“Saat ini konsentrasi industri pembiayaan 60% masih berada di Pulau Jawa, sedangkan masih banyak masyarakat unbankable di luar Pulau Jawa yang memerlukan akses pembiayaan yang bertanggung jawab, disitulah Home Credit hadir untuk menjawab tantangan ini. Layanan kami diciptakan untuk menjawab kebutuhan konsumen serta menjadikan barang-barang impian mereka menjadi lebih terjangkau,” Jarda menjelaskan. “Perluasan bisnis kami di tahun 2019 telah berkontribusi terdahap target penjualan kami di tahun ini. Tercatat dari 9 kota baru, total pembiayaan yang kami salurkan  lebih dari Rp 155 milyar,” lanjut Jarda.

Indonesia Timur merupakan bagian wilayah di Indonesia yang belum banyak digarap oleh industri pembiayaan. Namun seiring dengan semangat pemerataan akses pembiayaan, Home Credit membuka layanan di area tersebut. “Pertengahan tahun ini, kami hadir di Indonesia Timur lewat akses pembiayaan di Kupang dan juga Ambon. Meskipun baru beberapa bulan beroperasi, layanan kami mendapatkan respon positif dari masyarakat di sana. Masing-masing kota memiliki potensi pasarnya sendiri, namun yang menjadi fokus kami adalah agar lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaat dari layanan pembiayaan yang ditawarkan oleh Home Credit,” jelas Jarda.

Meskipun beberapa kota belum genap berusia 1 tahun, namun geliat yang ditunjukan tidak dapat dipandang sebelah mata. Bengkulu misalnya, hingga November 2018 lalu, telah mencatat pembiayaan sebesar lebih dari Rp 32 milyar setelah beroperasi selama 10 bulan. Kota lain yang menyusul prestasi Bengkulu adalah  Gorontalo dengan total pembiayaan lebih dari Rp 20 milyar dalam kurun waktu 7 bulan dan Pangkal Pinang dengan total pembiayaan lebih dari Rp 23 milyar dalam kurun waktu 10 bulan.

Selain melakukan perluasan layanan secara offline, Home Credit Indonesia juga terus mengembangkan inovasi layanan pembiayaan online melalui Aplikasi My Home Credit. Lewat aplikasi ini, calon konsumen dapat melakukan pengajuan permintaan pembiayaan hanya dari smartphone yang mereka miliki.

Selain itu, dengan adanya aplikasi ini, pelanggan dapat dengan mudah mengakses sendiri informasi terbaru dari layanan Home Credit dimana saja dan kapan saja, termasuk memeriksa status pembiayaan, lokasi titik penjualan terdekat, beragam promosi, lokasi pembayaran, simulasi pembiayaan dan masih banyak lagi. Aplikasi My Home Credit dapat diunduh lewat Google Play Store dan juga Apple Store, dan telah diunduh lebih dari 3 juta kali. 

###

Tentang Home Credit Indonesia
Home Credit Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan multiguna yang menyediakan pembiayaan di toko (pembiayaan non-tunai langsung di tempat) untuk Konsumen yang ingin membeli produk-produk seperti alat rumah tangga, alat-alat elektronik, handphone dan furnitur. Berdiri pada tahun 2013 dan saat ini telah melayani lebih dari 3,6 juta pelanggan, memiliki lebih dari 18.000 titik penjualan dan memperkerjakan sekitar 11.000 karyawan (data per 31 Desember 2018). Mitra kami saat ini adalah produsen dan peritel terkemuka diantaranya Erafone, Home Solution, Informa, Electronic City, IKEA, Oke Shop, Global Teleshop, Hypermart, Trans Hello, Lotte Mart, ACE Hardware, Gramedia dan lain sebagainya. Kami memberikan pelayanan yang mudah, sederhana dan cepat. Silakan kunjungi www.homecredit.co.id untuk berita terbaru dan informasi lebih mendalam mengenai Home Credit Indonesia. Likes Facebook Home Credit Indonesia dan ikuti halaman perusahaan kami di LinkedIn Home Credit Indonesia serta follow Instagram kami di @homecreditid


Tentang Home Credit
Home Credit N.V. (“HCNV”)  adalah perusahaan induk yang berbasis di Belanda sebagai platform global Home Credit. Secara terpusat, HCBV mengelola strategi utama, teknologi, risiko, produk, dan pendanaan sembari beradaptasi dengan kebutuhan pasar lokal. HCNV menjadi spesialis keuangan untuk konsumen pasar negara berkembang yang beroperasi di (1) Eropa Tengah dan Timur termasuk Republik Ceko dan Slovakia; (2) Persemakmuran Negara-Negara Merdeka termasuk Rusia dan Kazakhstan; (3) China; dan (4) Asia Selatan dan Tenggara termasuk India, Indonesia, Vietnam, dan Filipina.
 
Didirikan pada tahun 1997, Home Credit berfokus pada pinjaman bertanggung jawab, khususnya untuk orang-orang dengan sedikit atau tanpa catatan kredit dan memiliki hak penuh untuk menjalankan bisnis di pasar terpilih. Home Credit mendorong dan memperluas inklusi keuangan dengan menyediakan pembiayaan kepada orang-orang yang kurang terlayani di mana pun dan kapan pun mereka butuhkan melalui jaringan distribusi omni-channel, sekaligus memberikan pengalaman pinjaman yang positif dan aman.
 
Sejauh ini HNCV melayani lebih dari 123.7 juta pelanggan melalui jaringan distribusi yang terdiri dari sekitar 453.539 titik penjualan, kantor pinjaman, cabang, kantor pos, dan ATM. Laba konsolidasi aset mencapai EUR 25,6 miliar. Semua angka dalam Catatan untuk Editor ini adalah per 30 Juni 2019 kecuali terjadi perubahan. Informasi lebih lanjut tentang HCNV tersedia di www.homecredit.net.
 
100% pemegang saham HCNV adalah Home Credit Group B.V. (‘HCGBV’). Pada tahun 2019, HCBV memberikan sebagian operasi kecil dan non inti, termasuk bisnisnya di Amerika serikat. Hasil pengumuman ini disajikan seolah-olah operasi kecil dan non-inti tersebut dimiliki oleh HCGBV pada 1 Januari 2018. HCGBV adalah anak perusahaan 91,12% dari PPF Financial Holdings BV.
 
PPF Financial Holdings adalah 100% anak perusahaan dari PPF Group N.V. (“PPF”). PPF berinvestasi ke berbagai segmen pasar seperti perbankan dan jasa keuangan, telekomunikasi, asuransi, real estate, pertambangan logam, pertanian, ritel, dan bioteknologi. Jangkauan PPF mencakup Eropa hingga Rusia, Amerika Serikat, dan di seluruh Asia. PPF memiliki aset sebesar EUR 34,5 miliar (per 31 Desember 2018). Informasi lebih lanjut tentang PPF tersedia di www.ppf.eu. 

Kepemilikan minoritas (8,88%) dari Home Credit Group B.V. dimiliki oleh EMMA OMEGA LTD, sebuah perusahaan holding investasi yang dimiliki oleh  Jiří Šmejc. Informasi lebih lanjut tentang Emma Capital tersedia di www.emmacapital.cz

Informasi lebih lanjut silakan hubungi:  
Freya Pradieta Laksmono
VP Brand Strategy & Communications
PT. Home Credit Indonesia
Email: ms.info@homecredit.co.id
Phone: 021 29659655
Footer Logo

PT Home Credit Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan multiguna yang memberikan layanan pembiayaan bagi pelanggan yang berbelanja secara online maupun offline. Kami juga menyediakan pembiayaan multiguna bagi pelanggan setia kami agar mereka dapat memenuhi kebutuhan finansial mereka.

Kami hadir untuk menjadikan apa yang Anda inginkan dalam jangkauan dengan mengubah cara dunia berbelanja.

Anda Bisa!

Kantor Pusat:

PT Home Credit Indonesia

Plaza Oleos Lantai 8

Jl. TB Simatupang No. 53A

Jakarta Selatan 12520
E-mail: care@homecredit.co.id
Telepon: (+62) 21 295 39655
Fax: (+62) 21 227 80155
Back to Top