Secara perlahan karena durasi pemakaian, laptop akan semakin lambat. Hal ini terjadi secara natural jika laptop Anda tidak dirawat dengan baik. Jika diperhatikan, banyak hal yang bisa mempengaruhi hal tersebut. Mulai dari hardware atau software yang bermasalah, bahkan karena program overload. Untungnya ada cara mengatasi masalah laptop yang lemot dengan cukup mudah. Cara yang sederhana namun banyak yang belum mengetahuinya.
 
Mendeteksi laptop lemot bisa dilihat dari waktu loading yang dibutuhkan saat menyalakan laptop. Jika laptop membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya untuk bisa digunakan, Anda harus siap – siap melakukan perbaikan. Perbaikan dari lemot ini ada yang mudah namun ada juga yang kompleks, tergantung parahnya kondisi lemot laptop itu sendiri.
 
Untuk itu, berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan sendiri dalam mengatasi laptop lemot:
 
  1. Update Windows Laptop
Laptop yang lemot bisa saja karena disebabkan program Windows yang butuh di-update. Performa program penting yang tidak maksimal sering kali membuat masalah. Penyakit laptop lemot ini biasanya hanya terjadi bila Anda jarang berkoneksi dengan internet atau mematikan update Windows. Jadi cara mengatasinya yaitu cek kembali settingan windows updatenya dalam kondisi auto atau Anda juga bisa melakukannya secara manual. Pastikan Anda selalu reset setelah update selesai.
 
  1. Upgrade RAM
 Cara mengatasi laptop lemot lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengupgrade RAM. Hal ini tentu hanya bisa dilakukan di laptop dengan RAM slot terbuka. Jika Anda menggunakan laptop Apple, Anda tidak mungkin bisa upgrade.
 
Upgrade RAM akan mempercepat kemampuan laptop Anda untuk memproses program dan data. Cara upgrade ini hanya dibutuhkan jika laptop Anda memang harus bekerja keras. Program untuk edit video, grafis dan render lebih cepat membuat laptop jadi lambat jika tidak diupgrade RAM-nya.
 
  1. Check Drive Error
 Laptop lemot bisa juga terjadi karena hard disk Anda memiliki banyak error dan bad sector. Hal ini membuat akses data untuk loading menjadi lebih sulit berjalan. Dengan akan memperbaiki banyak masalah yang bisa menyebar, masalah file yang corrupt juga bisa diketahui dengan cara ini.
 
Check drive caranya cukup mudah. Anda cukup masuk ke drive yang ingin dicek lalu klik kanan dan masuk ke Properties. Di properties, masuk ke tab tool dan pilihan Check Drive ada di situ. Proses ini biasanya lama tergantung ukuran storage yang harus di-scan.
 
  1. Pastikan Laptop Dingin
 Laptop yang slow atau lemot biasanya dalam kondisi panas. Hal ini karena proses yang ada di processor tidak berjalan normal seperti seharusnya. Suhu panas juga dapat merusak chip lain pada laptop. Pastikan Anda selalu rajin membersihkan kipas dari debu yang menumpuk. Masalah laptop mudah panas sering terjadi di laptop yang umurnya sudah di atas 5 tahun.
 
Jika panas ini dikarenakan perawatan laptop yang buruk atau memang sudah tua, Anda lebih baik membeli kipas atau aksesoris pendingin laptop. Menggunakan laptop di ruangan ber-AC yang dingin juga dapat membantu.
Anda juga bisa mengatur performa laptop untuk menyesuaikan dengan kebutuhan. Misal Anda dapat mengatur cahaya laptop agak meredup sehingga menghemat baterai dan tidak mudah panas.
 
  1. Gunakan Program Pembersih dan Pemantau
Untuk memastikan laptop lemot Anda dapat berjalan cepat, Anda bisa menggunakan program pemantau atau program pembersih. Program ini contohnya CCleaner dan AVG PC Tune Up. Program ini akan mendeteksi registry yang bermasalah, menghapus data yang tidak perlu dan juga memantau status laptop saat bekerja.
 
  1. Mematikan Program yang Banyak Memakan Resource
 Laptop yang berjalan lambat bisa terjadi karena ada program yang mengambil resource terlalu banyak. Pada dasarnya resource ini merupakan kemampuan bekerja laptop. Jika terlalu banyak resource diambil oleh program tertentu, kemampuan laptop untuk melakukan multi-tasking jadi tidak maksimal. Aplikasi lain yang berjalan bersamaan dengan program yang memakan resource terlalu banyak ini akan terasa tidak lancar digunakan.
 
Untuk cek program yang seperti ini, Anda bisa masuk ke Task Manager dengan menekan Ctrl + Shift + Escape di keyboard. Setelah masuk di program Anda akan melihat di tab Processes akan ada program yang di-bold dengan warna orange, program yang terlihat parah biasanya di-bold dengan warna orange tebal atau merah. Klik kanan nama program tersebut dan pilih End Task.
 
  1. Menutup Program di System Tray
 Jika Anda membuka menu System Tray di pojok kanan bawah Task Bar, Anda akan melihat banyak program yang bekerja di background. Jika program yang berjalan di background ini terlalu banyak, Anda akan mendapati kondisi laptop yang lemot. Laptop yang bekerja di atas speknya tidak akan mampu menjalankan terlalu banyak program secara bersamaan.
 
Untuk cara mengatasi laptop lemot yang dikarenakan beban program ini, klik kanan program yang Anda anggap tidak penting di System Tray. Biasanya setelah diklik kanan, Anda akan diberikan pilihan menutup program. Jika progam sudah tertutup dan beban program di background sudah tidak berat, laptop akan kembali berjalan lancar.
 
  1. Mematikan Startup Program yang Otomatis On
 Untuk mencegah program berjalan otomatis saat laptop dinyalakan, Anda bisa membuat program tersebut tidak aktif saat start up. Pengaturan program ini bisa dengan mengunjungi Task Manager. Di tab menu Task Manager, pilih Start up. Di dalam sini ada banyak list program yang akan berjalan saat kamu menyalakan laptop. Pilih program yang tidak penting, lalu klik Disable di kanan bawah untuk mematikannya. Program ini sekarang hanya akan aktif jika Anda menyalakannya secara manual.
 
  1. Mengurangi Animasi Pada Tampilan
 Windows menyediakan tampilan animasi yang memang bagus. Masalahnya untuk laptop yang sudah berat menjalankan program, beban efek animasi malah akan membuat laptop semakin lemot. Untuk mendapatkan kembali kecepatan laptop untuk program Anda, matikan efek animasi ini.
 
Cara mengatasinya yakni dengan mematikan animasi ini, Anda harus masuk ke System dari start. Klik Advanced System Settings di sebelah kiri dan tombol Setting di bawah Performance. Pilih Adjust for best performance. Pilihan ini akan mematikan semua efek tidak penting dan memaksimalkan performa laptop dalam menjalankan program.
 
  1. Mengurangi Beban Browser
 Laptop yang bermasalah dengan kecepatan biasanya bisa juga disebabkan oleh penggunaan browser yang tidak terpantau. Browser yang sudah lama digunakan akan menyimpan history, cookies dan internet cache untuk mempermudah proses browsing. Masalahnya data – data ini dapat memperlambat proses berjalannya laptop. Pastikan selalu untuk menghapus data browser yang tidak perlu. Lakukan dengan rutin paling tidak 1 bulan sekali.
 
Melakukan perawatan pada laptop adalah cara mengatasi laptop lemot yang paling mudah sebelum akhirnya menjadi lebih parah. Perawatan ini tidak perlu ke tempat service, cukup dengan melakukan defrag secara rutin, menghapus program lama yang tidak diperlukan, rutin mematikan laptop setelah penggunaan lama serta membersihkan bagian luar untuk menghindari debu masuk ke dalam.
 
Mudah – mudahan dengan cara – cara di atas, laptop Anda tidak lemot dan dapat digunakan dengan lancar lagi.
 
Footer Logo

PT Home Credit Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan multiguna yang memberikan layanan pembiayaan bagi pelanggan yang berbelanja secara online maupun offline. Kami juga menyediakan pembiayaan multiguna bagi pelanggan setia kami agar mereka dapat memenuhi kebutuhan finansial mereka.

Kami hadir untuk menjadikan apa yang Anda inginkan dalam jangkauan dengan mengubah cara dunia berbelanja.

Anda Bisa!

Kantor Pusat:

PT Home Credit Indonesia

Plaza Oleos Lantai 8

Jl. TB Simatupang No. 53A

Jakarta Selatan 12520
E-mail: care@homecredit.co.id
Telepon: (+62) 21 295 39655
Fax: (+62) 21 227 80155
Back to Top