Siapa bilang investasi hanya untuk mereka yang sudah tua atau mapan dalam segi finansial? Anak muda juga bisa mulai belajar berinvestasi untuk persiapan di masa yang akan datang. Apalagi bagi milenial yang berada di usia produktif, tidak ada salahnya mulai belajar menyisihkan penghasilan untuk masa depan, ketimbang dihabiskan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat.

Buat kamu yang belum menginjak umur 35 tahun, ini dia 4 jenis investasi yang menguntungkan dan layak kamu coba untuk memperbanyak pundi-pundi:
 
  1. Investasi Emas
Sebagai salah satu jenis logam mulia yang banyak diperjualbelikan, emas sudah menjadi jenis investasi yang populer di kalangan orang tua bahkan nenek moyang kita. Sejak dulu, menyimpan emas menjadi salah satu pilihan orang sebagai investasi jangka panjang, karena selain mudah juga relatif aman dan menguntungkan.
 
Emas merupakan logam mulia yang jumlahnya terbatas. Jadi, meskipun harga emas fluktuatif, tren harganya selalu naik tiap tahunnya dan jarang terjadi penurunan secara signifikan. Salah satu tipe investasi emas yang aman dan umum dilakukan adalah investasi emas Antam. Emas batangan yang diproduksi oleh PT. Antam (Aneka Tambang), Tbk memiliki ciri tersendiri, sehingga mudah dikenali. Semua produk emas Antam dilengkapi dengan sebuah sertifikat yang menjelaskan tentang dimensi emas, berat emas, kadar kemurnian emas, serta nomor seri dari emas tersebut.

Ada banyak cara untuk mendulang keuntungan dari emas. Mulai dari teknik klasik seperti membeli emas saat harga murah dan menjualnya kembali saat harga melambung, hingga yang teknik terbaru yaitu menabung emas secara digital.  Menabung emas digital merupakan cara menabung emas secara online, di mana hanya bilangan berat saja yang ada dalam kantong digital pemilik. Jenis tabungan emas digital ini sedang marak ditawarkan berbagai marketplace secara online.

Tips:
Kalo kamu mau menabung/investasi emas secara digital, banyak situs yang menawarkan menabung emas mulai dari nominal 5000 rupiah saja. Namun jangan lupa untuk cek kredibilitas perusahaan atau marketplace yang kamu pilih sebelum mulai menabung.
 
  1. Deposito
Jenis investasi selanjutnya yang juga sangat cocok untuk pemula adalah deposito. Sebagian besar dari kamu mungkin sudah sering dengar apa itu deposito. Deposito adalah cara menyimpan uang di bank dalam periode tertentu. Bunga yang ditawarkan deposito relatif lebih tinggi dari suku bunga tabungan. Sehingga, deposito cukup menguntungkan dan cocok dijadikan sebagai tabungan jangka menengah. Berbeda dengan tabungan biasa, uang yang didepositokan tidak  boleh ditarik dalam jangka waktu tertentu. Jangka waktu yang ditawarkan oleh bank bervariasi mulai 1, 3, 5, 12, hingga 24 bulan. Setiap bank juga memiliki penawaran suku bunga yang beragam dan juga kompetitif.

Berbeda dengan tabungan kamu yang dikenakan biaya administrasi bulanan, kalo deposito tidak memiliki biaya administrasi yang harus dibayarkan. Tapi kamu perlu membayar pajak dari besarnya bunga yang kamu dapatkan.

Tips:
Banyak bank yg menawarkan pembukaan deposito secara online melalui aplikasi yang mudah di-download, bahkan dengan bunga menarik. Gunakanlah kesempatan ini sebaik-baiknya untuk mulai belajar berinvestasi.
 
  1. Investasi Reksadana
Reksadana adalah kumpulan dana yang dikelola untuk membeli saham, obligasi, atau instrumen keuangan lainnya. Sistem reksadana cukup sederhana. Investor hanya menaruh sejumlah modal yang dipercayakan kepada profesional untuk diinvestasikan kembali.

Dengan sistem ini, kamu tidak perlu pusing memikirkan saham atau obligasi apa yang harus dibeli. Kamu cukup menentukan reksadana apa yang ingin kamu beli. Selanjutnya, manajer investasi yang bersertifikasi dan profesional akan mengelola modal yang kamu tanamkan.

Beberapa reksadana yang cukup populer saat ini adalah reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, campuran, dan saham. Masing masing tipe ini memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri. Di antara tipe reksadana yang ada, reksadana pasar uang  cocok untuk pemula. Karena selain paling cair, tipe ini juga merupakan jenis yang paling aman dibanding jenis reksadana lainnya. Meskipun keuntungannya paling kecil daripada yang lain. Pada reksadana pasar uang,  seluruh investasi ditempatkan pada deposito, SBI (Sertifikat Bank Indonesia), dan obligasi.

Tips:
Menabung reksadana dapat dilakukan dengan mudah melalui berbagai channel online dan juga murah, sehingga dapat dilakukan secara harian.
 
  1. Menanam Saham di Perusahaan Terbuka
Apa itu saham? Saham adalah surat berharga yang menunjukkan bagian kepemilikan atas suatu perusahaan. Saham merupakan salah satu produk pasar modal. Produk pasar modal lainnya yang dikenal secara luas adalah obligasi dan reksadana. Dengan membeli saham berarti kamu memiliki hak kepemilikan atas perusahaan tersebut. Oleh karenanya,  kamu berhak atas keuntungan perusahaan tersebut di akhir tahun.

Apakah kata menanam saham terdengar terlalu serius atau tua? Kini sudah tidak! Di jaman yang kian maju dan serba digital ini, kita sudah harus mulai memikirkan bagaimana bisa mendapatkan keuntungan dari dana yang kita sisihkan tiap bulannya untuk berinvestasi.

Bagi pemula, tidak perlu kawatir harus merogoh kocek terlalu dalam untuk berinvestasi. Satu lembar saham bisa bernilai beberapa ribu rupiah saja. Kamu bisa membeli saham di perusahaan terbuka. Tapi perlu diingat, tidak semua saham suatu perusahaan dijual kepada publik.  

Tips:
Sebar portfolio saham kamu ke berbagai sektor seperti perbankan, infrastruktur, konsumsi, teknologi, dll, untuk meminimalisir risiko investasi.
 
Itu dia 4 jenis investasi yang menguntungkan dan layak kamu pertimbangkan untuk membuat kondisi keuangan kamu semakin baik. Jadi, mana yang ingin kamu coba?
Footer Logo

PT Home Credit Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan multiguna yang memberikan layanan pembiayaan bagi pelanggan yang berbelanja secara online maupun offline. Kami juga menyediakan pembiayaan multiguna bagi pelanggan setia kami agar mereka dapat memenuhi kebutuhan finansial mereka.

Kami hadir untuk menjadikan apa yang Anda inginkan dalam jangkauan dengan mengubah cara dunia berbelanja.

Anda Bisa!

Kantor Pusat:

PT Home Credit Indonesia

Plaza Oleos Lantai 8

Jl. TB Simatupang No. 53A

Jakarta Selatan 12520
E-mail: care@homecredit.co.id
Telepon: (+62) 21 295 39655
Fax: (+62) 21 227 80155
Back to Top