Dengan kemajuan teknologi saat ini, semua orang bisa berbelanja online dan mendapatkan barang-barang diinginkan dengan mudah. Bahkan, banyak juga lho yang mulai berjualan dan membuka usaha online.

Berjualan online kian digemari karena prosesnya yang mudah dan keuntungan yang menggiurkan. Dengan memanfaatkan smartphone saja, kita juga sudah bisa mulai berjualan online, baik lewat media sosial, situs e-commerce, atau bahkan membuat website sendiri.

Meski demikian, tak jarang kita bingung memulai jualan online karena bingung dengan istilah-istilah yang sering digunakan saat bertransaksi.

Tapi, jangan khawatir! Home Credit akan membahasnya buat kamu, Sobat Home Credit yang siap menjadi calon pebisnis sukses. Yuk, kita pelajari sama-sama.
 
  1. Blacklist
Sebutan untuk oknum penjual atau pembeli yang bermasalah, seperti menipu, iseng, susah membayar, barang tidak kunjung dikirim, dan sejenisnya.
 
  1. Book / Keep
Istilah untuk barang yang sudah dipesan orang lain. Biasanya, barang yang sudah di-book sudah tidak bisa dipesan. Istilah book/keep juga diikuti dengan syarat “no cancel” alias orang yang memesan tidak bisa membatalkan pesanannya dan harus membayar.
 
  1. Cash On Delivery (COD)
2-5-juli.jpg
Sistem pembayaran yang dilakukan saat penjual dan pembeli bertatap muka. Sebelumnya, penjual dan pembeli membuat kesepakatan untuk bertemu dan bertransaksi di tempat pertemuan tersebut. Kadang, COD juga dilakukan melalui pihak ketiga yang terpercaya (misalnya, kurir).
 
  1. Dropship
3-5-juli.jpg
Sistem jual-beli online di mana penjual tidak melakukan stok barang atau pengiriman. Barang akan disediakan dan dikirim langsung oleh supplier, tetapi atas nama reseller.
 
  1. Grosir
Penjualan barang kepada reseller, dropshipper, atau pengecer. Barang grosir biasanya dijual dalam jumlah besar. Oleh sebab itu, seringkali tidak dijual langsung kepada pembeli atau customer.
 
  1. Hit and Run
Istilah untuk pembeli bermasalah yang sudah memesan suatu barang dengan total jumlah tertentu yang harus dibayar, tetapi tidak kunjung membayar hingga waktu yang disepakati bersama.
 
  1. Ongkir
Akronim dari ongkos kirim, atau biaya pengiriman barang dari tempat barang dikirim ke alamat pembeli.
 
  1. Preloved (PL)
Sebutan lain untuk barang secondhand atau barang bekas.
 
  1. Pre-Order (PO)
Sistem pemesanan di muka. Biasanya, barang baru akan diproduksi saat masa PO tutup dan pembeli diwajibkan membayar DP (down payment) terlebih dulu, sedangkan sisanya dibayar saat barang sudah jadi.
 
  1. Ready Stock/ Ready
Persediaan barang masih ada dan siap dikirim ke pembeli.
 
Baca Juga: 5 Langkah Memulai Bisnis Online dari Nol
  1. Refund
Pengembalian uang karena barang yang diterima bermasalah, seperti cacat, rusak, tidak sesuai dengan keterangan/gambar, atau barang tidak kunjung diterima pembeli.
 
  1. Reject
Barang ditolak karena mengalami kerusakan.
 
  1. Reseller
Penjual tangan kedua yang memperoleh stok barang dari orang lain atau online shop tertentu.
 
  1. Resi
Nomor yang terdapat pada lembar bukti pengiriman yang dikeluarkan oleh jasa ekspedisi pengiriman barang. Dengan nomor resi, pembeli dapat melacak langsung keberadaan barang yang dipesan lewat internet.
 
  1. Restock
Menyuplai kembali persediaan barang yang kosong atau habis.
 
  1. Return
Pengembalian barang karena barang yang diterima bermasalah, seperti cacat, rusak, atau tidak sesuai dengan keterangan dan gambar.
 
  1. Sold / Out of Stock
Barang tidak tersedia karena kosong atau habis terjual.
 
  1. Supplier
Penyedia suplai barang untuk dijual ke reseller atau pengecer.
 
  1. Testimonial / Testi
Pesan dan kesan dari pelanggan asli mengenai barang yang dibeli serta tanggapan tentang layanan online shop yang bersangkutan.
 
  1. Trusted Online Shop
Penjual yang terbukti memiliki kualitas layanan yang baik, barang yang berkualitas, dan terpercaya.
Cicil Sekarang!


Ada lagi istilah yang kamu tahu, Sobat Home Credit? Share artikel ini di media sosial dan sampaikan komentar kamu ya! Semoga sukses meniti usaha sebagai pebisnis online!
Footer Logo

PT Home Credit Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan multiguna yang memberikan layanan pembiayaan bagi pelanggan yang berbelanja secara online maupun offline. Kami juga menyediakan pembiayaan multiguna bagi pelanggan setia kami agar mereka dapat memenuhi kebutuhan finansial mereka.

Kami hadir untuk menjadikan apa yang Anda inginkan dalam jangkauan dengan mengubah cara dunia berbelanja.

Anda Bisa!

Kantor Pusat:

PT Home Credit Indonesia

Plaza Oleos Lantai 8

Jl. TB Simatupang No. 53A

Jakarta Selatan 12520
E-mail: care@homecredit.co.id
Telepon: (+62) 21 295 39655
Fax: (+62) 21 227 80155
Back to Top